Asa yang Terluka

Mengapa kau harus menabur
Benih cinta di atas hatiku yang luka

Kau rajut tali kasih
Di antara kisi-kisi hati yang kecewa

Kata indahpun bagaikan sembilu
Yang mengoyak hati
Langkah-langkahku
Tak lagi menggoreskan asa

Di persimpangan jalan.....
di antara keraguan dankeputusasaan

Comments :

0 komentar to “Asa yang Terluka”
 

Ikutan sahabat